Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Rabu, 20 November 2019

Realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 47,24 triliun, lebih tinggi dari Jakarta

Realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 47,24 triliun, lebih tinggi dari Jakarta
Realisasi investasi Jawa Tengah mencapai Rp 47,24 triliun, lebih tinggi dari Jakarta

RADIO ONLINE - Lingkungan bisnis yang kondusif dengan Agen Poker berbagai insentif yang ditawarkan oleh Jawa Tengah menjadikan provinsi ini sebagai tujuan investasi yang menarik.

Secara nasional, realisasi investasi pada kuartal ketiga 2019 mencapai Rp 205,7 triliun, menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jawa Tengah memberikan kontribusi realisasi investasi sebesar Rp47,24 triliun, lebih tinggi dari kontribusi provinsi Jakarta sebesar Rp41,1 triliun.

Ratna Kawuri, ketua Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Tengah,

Kantor Layanan dan Investasi Satu Atap Terpadu, mengatakan investasi asing berkontribusi Rp32,27 triliun terhadap nilai total dan investasi domestik Rp14,97 triliun.

"Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa 99,6 persen dari target investasi sebesar Rp47,42 triliun telah terealisasi," kata Ratna.

Dia mengatakan peningkatan investasi mengurangi tingkat pengangguran di Jawa Tengah dari kuartal pertama hingga kuartal ketiga dengan total 71.639 orang telah terserap di sejumlah perusahaan.

Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di beberapa daerah di Jawa Tengah, termasuk Jepara, Batang, Semarang, Brebes, Cilacap, Sukoharjo dan Boyolali.

“Di sektor bisnis, perusahaan beroperasi terutama di listrik, gas, dan air. Bisnis lain terlibat dalam barang-barang kulit, tekstil, suku cadang otomotif, makanan dan properti, ”katanya.

Ratna telah menyatakan optimisme tentang prospek investasi di tahun-tahun mendatang untuk memenuhi target pertumbuhan ekonomi 7 persen.


“Kami optimis pertumbuhan ekonomi 7 persen yang diharapkan dapat tercapai karena Jawa Tengah memiliki semua [faktor pendukung] - infrastruktur, tanah, tenaga kerja terampil dan komitmen [pemerintah] terhadap kebijakan pro-investasi. Semua ini memberi kami kepercayaan diri bahwa target 7 persen tidak sulit untuk dicapai, ”katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menunjukkan bahwa pemerintahannya menarik investasi di semua sektor dengan memberikan insentif dan fasilitas, yang dalam bentuk layanan terpadu satu pintu yang terpadu.

“Saya bahkan sudah mengatur paket wisata untuk calon investor. Kami telah menyiapkan tur kuliner untuk mereka sementara mereka mencari peluang investasi di Jawa Tengah. Pasti menyenangkan, ”katanya di Forum Bisnis Investasi Jawa Tengah (CJIBF) di Jakarta baru-baru ini.

Dia mengatakan Jawa Tengah telah menjadi salah satu tempat paling menarik di Indonesia bagi investor asing mengingat indikator positif, yang meliputi iklim investasi yang kondusif, infrastruktur yang dikembangkan, dan kesejahteraan sosial.

“Orang Jawa Tengah itu menarik, rendah hati, pintar, dan adaptif terhadap perubahan. Ini adalah salah satu faktor yang membuatnya menjadi tujuan investasi yang menguntungkan, ”katanya.

Berbicara tentang tenaga kerja, dia mengatakan Jawa Tengah memiliki bonus demografis yang sedemikian besar sehingga para investor tidak perlu takut kekurangan sumber daya manusia yang kompeten dengan provinsi ini menjadi rumah bagi 378 perguruan tinggi dan universitas serta 1.588 sekolah menengah kejuruan (SMK).

“Bahkan jika Bapak dan Ibu ingin meminta budaya [kompetensi] tertentu melalui lembaga pendidikan kami untuk memenuhi persyaratan bisnis Anda, kami dapat memastikannya,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Your Ad Spot

Halaman