![]() |
| Mantan direktur Lippo Cikarang ditahan untuk investigasi kasus suap Meikarta |
RADIO ONLINE - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agen Poker telah menahan mantan presiden direktur PT Lippo Cikarang Bartholomeus Toto sehubungan dengan penyelidikan dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Bartholomeus, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, dikirim ke tahanan setelah interogasi 10 jam ─ yang juga merupakan yang ketiga ─ dengan KPK pada hari Rabu.
"Tersangka BTO [Bartholomeus Toto] awalnya akan ditahan selama 20 hari di pusat penahanan KPK yang terletak di belakang gedung Merah Putih," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, merujuk pada markas KPK di Jakarta.
Bartholomeus terlihat keluar dari gedung Merah Putih pada Rabu malam, diborgol dan mengenakan rompi penahanan KPK oranye.
Di depan para jurnalis, Bartholomeus mengklaim dia adalah korban pencemaran nama baik dan membantah tuduhan bahwa dia telah mengizinkan Lippo Cikarang untuk mengirim uang suap sekitar Rp 10,5 miliar (US $ 744.248) kepada mantan bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai imbalan atas percepatan perizinan untuk Meikarta Proyek.
KPK menuduhnya menyetujui sedikitnya lima transfer dana gelap, yang diduga untuk mengamankan lisensi penjatahan tanah (IPPT) untuk proyek utama senilai $ 21 miliar dari kelompok bisnis Lippo.
Yasin sendiri dinyatakan bersalah terlibat dalam kasus ini dan dijatuhi hukuman enam tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung pada bulan Mei.
Bartholomeus dan mantan sekretaris Administrasi Jawa Barat Iwa Karniwa ditunjuk sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus Meikarta pada 29 Juli.
Iwa diduga menerima suap sebesar Rp 900 juta untuk persetujuan pemerintah Jawa Barat atas perincian perencanaan tata ruang (RDTR) kabupaten untuk proyek Meikarta. Iwa juga telah ditahan oleh KPK.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar